Recent Articles

Bootloop setelah menginstall WSM Tools di Xiaomi RedMi Note

| 12 Januari 2015 | 0 Comments

Kejadian ini barusan menimpa HP istri, gara-gara ingin install aplikasi Greenify yang memerlukan WSM-Tools. Setelah mengubek-ngubek forum MIUI, ternyata penyebab bootloop adalah file dengan extension .jex.

Untuk mengatasi bootlooping (HP stuck dilogo MIUI/Android), maka diperlukan HP dalam keadaan sudah rooted dan diinstall TWRP (Custom Recovery).

Langkah-langkahnya sebagai berikut:
1. Tekan dan Tahan tombol Volume Down (-) dan Power bersamaan.
2. Pilih ke Custom Recovery Boot (tekan Volume Down untuk memilih dan tekan Volume Up untuk masuk ke pilihan).
3. Setelah masuk TWRP akan ada menu Advanced > File Manager.
4. Browsing ke folder System/Framework.
5. Cari dan Hapus semua file yang berextension .jex (pilih dan tahan lalu delete).

Jika semua file tersebut sudah dihapus, kembali ke menu awal dan pilih Reboot > System dan HP kembali normal.

Continue Reading

Java Error: Failed to Validate Certificate

| 30 Desember 2014 | 0 Comments

Seringkali ketika menjalankan aplikasi Java melalui browser di Windows muncul error “Failed to validate certificate. The application will not be executed”. Error ini menjadi menyebalkan ketika aplikasi yang dijalankan sebenarnya tidak terhubung atau perlu koneksi ke internet.

Untuk mengatasi hal ini, cukup mengedit file java.security, yang biasanya terletak di C:\Program Files\Java\JRE7\Lib\Security (WinXP, versi lain kemungkinan sama).

Lalu edit file tersebut dengan aplikasi Notepad, cari dan berikan tanda # didepannya pada bagian ini:

jdk.certpath.disabledAlgorithms=MD2, RSA keySize < 1024

menjadi:

#jdk.certpath.disabledAlgorithms=MD2, RSA keySize < 1024

lalu jalankan kembali aplikasi Java-nya.

Continue Reading

OpenBSD Disk Speed Test

| 2 Maret 2014 | 0 Comments

Ada laporan kalau server yang saya gunakan terasa lambat, setelah cek melalui top, RAM-nya masih lega, sisa Space juga, kemungkinan masalah hardware alias Harddisk-nya.

kalau di Linux umumnya menggunakan command:
dd if=/dev/zero of=test bs=64k count=16k conv=fdatasync

maka di OpenBSD, menggunakan command:
dd if=/dev/zero of=test bs=64k count=16k conv=sync

hasilnya adalah:
# dd if=/dev/zero of=test bs=64k count=16k conv=sync && rm -rf test
# 16384+0 records in
# 16384+0 records out
# 1073741824 bytes transferred in 40.446 secs (26547118 bytes/sec)

sekitar 25 MB/s, ini termasuk rendah untuk ukuran Hardisk konvensional atau mekanik dengan konfigurasi RAID 10, minimal yang harus didapat sekitar 50 MB/s (lebih besar, lebih baik) dan untuk Harddisk SSD dengan konfigurasi RAID 10, sekitar 500 MB/s.

Continue Reading

Kloxo qMail: 451 qq trouble creating files in queue (#4.3.0)

| 24 Januari 2014 | 0 Comments

Setelah ngubek-ngubek dari semalam mengenai error yang muncul jika mengirim email via Email Client (Outlook, Thunderbird, dll):

An unknown error has occurred. Subject ‘testing’, Account: ‘mail.xxxxxx.co.id’, Server: ‘mail.xxxxxx.co.id’, Protocol: SMTP, Server Response: ‘451 qq trouble creating files in queue (#4.3.0)’, Port: 25, Secure(SSL): No, Server Error: 451, Error Number: 0x800CCC6A

Penyebabnya sederhana, salah owner file qmail-queue:

-rws–x–x 1 root root 15464 2004-11-09 12:19 qmail-queue

Solusinya:

# cd /var/qmail/bin
# chmod u+s /var/qmail/bin/qmail-queue
# chown qmailq:qmail /var/qmail/bin/qmail-queue

dan emailnya kembali terkirim dengan lancar.

Continue Reading

Memperbaiki Posisi GPS Secara Cepat

| 13 November 2013 | 1 Comment

Terkadang suka gonta-ganti ROM Android membuat GPS menjadi lemot dalam mencari posisi/koordinat. Untuk itu perlu penyegaran pada sistem Androidnya. Caranya sebagai berikut:

  1. Pada menu: Setting > Application Manager > cari Google Service Framework > Clear Data.
  2. Selanjutnya: Setting > Application Manager > cari Maps > Clear Data dan End Run.
  3. Lalu: Setting > Location Services > matikan semuanya (disable).
  4. Restart Hape dan biarkan booting sampai masuk ke sistem.

Sekarang buka aplikasi GPS (atau Google Maps), mudah-mudahan sudah cepat meng-locking posisi.

Continue Reading

Mengupdate sendiri Sticker pada Aplikasi PATH (Android)

| 9 Oktober 2013 | 0 Comments

Ketika Aplikasi PATH melakukan Update Version, biasanya koleksi Sticker yang sudah di-hack pada Shop akan kembali berbayar. Kita dapat mengupdate sendiri Sticker tersebut agar tetap dapat digunakan kembali (gratis), caranya:

Bahan-bahan:

  • Android sudah di root
  • Kabel data USB
  • Laptop/Komputer OS Windows
  • SQLite Database Browser (http://vpn.babah.org/himax/tool/sqlitebrowser_200_b1_win.zip)
  • Notepad++ (http://notepad-plus-plus.org/download/) atau Microsoft Excel 2007 keatas.

Caranya:

  1. Hubungkan Android ke komputer/laptop melalui kabel data USB.
  2. Copy dan paste file path_x.x.x.x_xxx_en_US.db dari folder /sdcard/data/data/com.path/databases pada Android, lalu simpan ke laptop/komputer.
  3. Extract file sqlitebrowser_200_b1_win.zip jalankan file SQLite Database Browser x.x.xxx.exe.
  4. Pada menu File > Open Database > pilih file path_x.x.x.x_xxx_en_US.db (yang sebelumnya sudah disimpan pada komputer/laptop).
  5. Klik Pada Tab Browse Data > pada Table: pilih STICKER_PACK, perhatikan Kolom _id atau Kolom PRODUCT_ID.
  6. Pada menu File > Export > Table as CSV File > pada Table Name: pilih PURCHASE > beri nama filenya PURCHASE.csv dan buat backup file PURCHASE.csv.bak (untuk cadangan).
  7. Hapus Table PURCHASE yang sudah di simpan tadi, pada menu File > Edit > Delete Table > pada Table Name: pilih PURCHASE > klik tombol Delete.
  8. Install dan Jalankan Notepad++ atau jalankan Ms. Excel 2007, buka file PURCHASE.csv tadi (yang telah dibuat sebelumnya).
  9. Bandingkan jumlah baris yang ada pada STICKER_PACK di window SQLite Database Browser, jika ada yang baru, lanjut step 10.
  10. Copy salah satu baris yang ada,
    contoh: "fake_purchase_com_path_shop_stickers_xxxxxxx","com_path_shop_stickers_xxxxxxx","0","0",""
  11. Paste pada baris baru dibawahnya ganti nilai _xxxxxxx dengan sticker yang baru (sesuaikan dan samakan pada STICKER_PACK),
    contoh: "fake_purchase_com_path_shop_stickers_wisteria","com_path_shop_stickers_wisteria","0","0","".
  12. Jika sudah disamakan dan diperbaharui, Save file PURCHASE.csv.
  13. Kembali ke Windows SQLite Database Browser, pada menu File > Import > Table from CSV file > pilih file PURCHASE.csv (yang sudah di edit sebelumnya).
  14. Muncul windows baru berjudul Create Table from CSV file > pada New Table Name: isi PURCHASE (tanpa .csv) > beri tanda Check (contreng) pada Extract field names from first line > klik tombol Create.
  15. Pada menu File > Exit > Save hasilnya.

Selamat! File path_x.x.x.x_xxx_en_US.db yang berisi Sticker terbaru sudah dapat digunakan, selanjutnya dapat melihat tutor untuk memasukkan file tersebut ke Android.

Continue Reading