Cara Mengurus Paspor Baru di Kantor Imigrasi Depok

| 14 Juni 2011 | 0 Comments


Ini pengalaman saya dalam mengurus paspor baru di Kantor Imigrasi Kelas 2 Depok. Mengurus paspor sendiri memang memakan waktu cukup lama, sekitar 3 mingguan. Memang ada jasa mengurus paspor 1 hari jadi, namun biayanya menjadi mahal sekitar Rp. 850.000,- sedangkan mengurus sendiri dikenakan biaya Rp. 255.000,- + Rp. 10.000,- untuk biaya Map, Formulir dan Materai, yang dapat dibeli dikoperasi yang berada disamping pintu masuk.

Saat ini mengurus paspor bisa di Kantor Imigrasi mana saja, asalkan sudah Online, kebetulan Kantor Imigrasi Depok memang sudah Online, tempat Kantor Imigrasi Depok Kelas II berada di Komplek DPRD Depok, Grand Depok City. Berikut ini persiapan dan persyaratan yang perlu dilakukan agar mengurus paspor baru menjadi lebih mudah, yaitu :

Persiapan :

  1. Siapkan Uang sebesar Rp. 255.000,- untuk paspor baru dan Rp. 10.000,- untuk Map, Formulir dan Materai, dapat dibeli dikoperasi.
  2. Datang ke Kantor Imigrasi Depok Kelas II, pada jam 07.30 WIB (pagi) agar mendapat nomor antrian yang cepat (biasanya jam segitupun orang-orang sudah banyak berkumpul di meja depan), Pelayanan buka jam 08.00 WIB.
  3. Kumpulkan dokumen asli dari semua pemohon dalam map terlindung.

Persyaratan untuk tiap pemohon :

  1. Bawa KTP asli dan foto kopi KTP sebanyak 1 lembar, Foto kopi KTP bagian depan dan belakang harus 1 lembar sejajar kesamping dalam 1 kertas (jangan dipotong).
  2. Bawa Kartu Keluarga asli dan di foto kopi sebanyak 1 lembar.
  3. Bawa Akta Lahir asli dan di foto kopi sebanyak 1 lembar.
  4. Bawa Buku Nikah atau Surat Nikah asli dan di foto kopi sebanyak 1 lembar.
  5. Bawa Surat Keterangan Bekerja dari perusahaan tempat bekerja bagi karyawan swasta, jika wiraswasta atau berstatus ibu rumah tangga tidak perlu melengkapi ini. (Harap perhatikan status pekerjaan di KTP, harus sesuai dengan kondisi yang sekarang)
  6. Bawa Kartu Mahasiswa atau Kartu Tanda Pelajar bagi pemohon yang berstatus pelajar atau mahasiswa.
    – Jika tidak mempunyai Kartu Mahasiswa atau Kartu Tanda Pelajar, minta dibuatkan Surat Keterangan dari Rektor/Dekan atau Kepala Sekolah yang bersangkutan.
  7. Buat Surat Keterangan dari Kelurahan, JIKA :
    – Nama berbeda antara Akta Kelahiran, Buku Nikah/Surat Nikah, KTP dan Kartu Keluarga. (beda 1 char, contoh: antara V dan F dapat menjadi masalah)
    – Alamat berbeda antara  KTP dan Kartu Keluarga.
    – Khusus untuk Umroh atau Haji, Nama harus terdiri dari 3 suku kata, jika kurang, ditambahkan nama dari bapak, jika masih kurang ditambahkan nama dari kakek (orang tua laki-laki dari bapak), hal ini juga dibuatkan keterangannya dari kelurahan.
  8. Bagi pemohon yang berusia dibawah 17 tahun, harus melampirkan :
    – Foto kopi KTP kedua orangtuanya.
    – Foto kopi Buku Nikah/Surat Nikah orangtuanya.
    – Surat Pernyataan bermaterai, Surat ini disediakan di koperasi.

Hari Pertama

Jika semua persyaratan yang dibutuhkan sudah lengkap, maka meja pertama yang ditemui adalah meja sebelum pintu masuk, dimana berkas dokumen yang diajukan akan diperiksa baik yang asli dan fotocopynya. Setelah semuanya sesuai, berkas dokumen tadi akan dikembalikan dan selanjutnya akan diberikan nomor antrian untuk mengurus paspor baru di Loket 1/2. Di Loket 1/2 tersebut, seluruh berkas dokumen, baik yang asli dan foto kopi, akan kembali diperiksa oleh petugas, namun kali ini pemeriksaannya lebih detail dan terperinci, jika ada dokumen yang tidak lengkap maka kita akan disuruh kembali lagi untuk melengkapinya, batas waktu melengkapi biasanya sampai jam 14.00 siang jika lewat dari hari itu maka harus kembali esok harinya. Setelah lengkap, kita akan diberitahukan kapan untuk datang kembali (biasanya 2-4 hari atau seminggu kemudian).

Hari Kedua

Memasuki hari kedua, langsung mengambil nomor antrian untuk mengantri di Loket 3 (untuk pembayaran) dan siapkan uang Rp. 255.000,- lalu setelah itu menunggu panggilan untuk Loket 4 (untuk pas foto dan scanning sidik jari) dan yang terakhir Loket 5 (wawancara oleh petugas). Pada saat wawancara kita akan ditanya mengenai, keperluan paspor, tempat tinggal, dan identitas lainnya dan terakhir memeriksa semua identitas dipaspor serta membubuhkan tanda tangan diatas paspor dan diberitahukan tanggal pengambilan paspor (biasanya 2-4 hari atau seminggu kemudian).

Hari Ketiga

Langsung datang ke Loket 3 untuk pengambilan paspor dan disuruh foto kopi dan hasil dari foto kopi diberikan kembali ke petugas tersebut.

Jeda masing-masing untuk saya, berlaku 1 minggu, namun mertua dan adik ipar sekitar 3-4 hari (tergantung mood kali ya :D). Jeda waktu  akan semakin panjang jika kelengkapan persyaratan ada yang kurang atau pun salah. Untuk itu, ambilah waktu jauh-jauh hari (minimal sebulan) sebelum keberangkatan ke luar negeri untuk mengurus paspor baru.

Demikianlah informasi cara mengurus paspor baru, semoga bermanfaat. 🙂



Incoming search terms:

Tags: ,

Category: Lainnya

Leave a Reply

*